Sunday, April 13, 2008

Arisan Terakhir & Kursus Masak Dim Sum Halal

Minggu ini adalah arisan terakhir KPSS Al-Azhar. Arisan diadakan di rumah Mbak Yati di daerah Duren Sawit. Selain arisan, dengan berbaik hati Mbak Yati juga memberikan kursus cara membuat Dim Sum Halal. Ilmu yang didapatkan Mbak Yati dari hasil kursus di Natural Cooking Class.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan Mbak Yati ya…, dan agar ilmunya semakin bertambah lagi. Amin…

Berikut hasil jepretan amatir saat praktek membuat Dim Sum:





















Pembahasan 12-Apr-08

Orang-Orang yang Mempermainkan Agama

QS 5:57
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman."

Orang-orang Yahudi dan Nasrani sengaja mempermainkan agama Islam agar orang-orang yang telah beriman kembali kepada kekafiran.

Orang-orang Yahudi dan Nasrasi berpura-pura menjadi Islam untuk kemudian kembali ingkar (kafir), seperti tertera pada QS 3:72 berikut.

QS 3:72 "Segolongan (lain) dari Ahli Kitab berkata (kepada sesamanya): "Perlihatkanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman (sahabat-sahabat Rasul) pada permulaan siang, dan ingkarilah ia pada akhirnya, supaya mereka (orang-orang mu’min) kembali (kepada kekafiran)."

Wali umat Islam adalah para pemimpin yang dapat membela agama Islam dan menjalankan ajaran-ajaran Islam dan berpegang teguh kepada Al-Quran dan Sunnah.

Dalam sebuah negara, keadaan rakyatnya kembali kepada para pemimpinnya. Jika para pemimpinnya beriman, maka rakyatnya pun akan mengikuti.

Di Indonesia sendiri, agama Islam masih hanya sebagai simbol saja. Agama Islam tidak dijalankan sungguh-sungguh oleh para pemimpin dan rakyat Indonesia.

Tentang Bacaan Sebelum Tidur
HR Bukhari, surat Al Quran yang dibaca Rasulullah sebelum tidur:
QS 17 (Al Israa’ – 111 ayat) & 39 (Az Zumar – 75 ayat)

Doa sebelum tidur:
Ayat Kursi
Al Alaq
Al Falaq
An Naas
2 ayat terakhir Al Baqarah

Tentang Sholat
Sholat adalah inti hidup dan tiang agama. Maka bagi siapa yang meninggalkan sholat maka ia telah meninggalkan inti dari kehidupannya dan merusak tiang agama.

Kehancuran umat-umat terdahulu dikarenakan mereka meninggalkan sholat (dalam QS 19:59)

QS 19:59 "Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan."

Sholat juga merupakan sebuah perjanjian dengan Nabi. Jika orang meninggalkan sholat, maka batallah perjanjian tersebut karena ia telah mengingkari perjanjian tersebut.

Bagi orang-orang yang meninggalkan sholat, mereka akan dimasukkan ke dalam neraka Saqar (seburuk-buruk tempat) yang merupakan suatu bencana yang sangat besar (QS 74:42 – 43)

QS 74:42-43 "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Mereka menjawab "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan sholat,"

Dalam Al Quran, ada 10 ayat yang menyebutkan perintah untuk sholat, yaitu:
QS 29:45, QS 2:43, 83, 110, 177, QS 3:53, QS 19:31

Sementara kata-kata ‘sholat’ sendiri ada 100 kali disebutkan dalam Al Quran.

Sebagai orang beriman, kita tidak boleh menganggap sholat sebagai suatu beban yang dengan terpaksa harus kita lalukan.

Sholat adalah suatu sarana bagi manusia untuk dapat bermunajat (berkomunikasi) kepada Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW ketika ditanya Aisyah RA mengapa Rasul sholat hingga kakinya bengkak dan bahwa Rasul telah diampuni segala dosa-dosanya, maka Rasul menjawab bahwa Rasul sholat sebagai rasa bersyukur kepada Allah SWT.

Pahala sholat di Masjidil Haram adalah 100,000 kali lipat dibandingkan dengan di mesjid-mesjid lain. Sedangkan sholat di Masji Nabawi, pahalanya 1000 kali lipat dibandingkan dengan mesjid-mesjid lain. Dan di Masjidil Aqsho, pahalanya 500 kali lebih banyak).

Doa Dalam Sujud
Doa dalam sujud tidak harus dilakukan hanya pada sujud terakhir saja. Tetapi bisa dilakukan di sujud-sujud lainnya. Dan jangan sampai salah satu sujud dalam sholat menjadi jauh berbeda dengan sujud-sujud lainnya (seperti sujud terakhir menjadi jauh lebih lama dibandingkan dengan sujud-sujud lainnya).

Rakaat Sholat Sebelum Isra’ & Mi’raj
Sebelum peristiwa Isra’ & Mi’raj, Rasul melakukan sholat malam saja, yaitu 2 rakaat dan tanpa adanya batas berapa kali harus dilakukan dalam satu hari (QS 73:1-6).

QS 73:1-6 "Hai orang-orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan."

Demikian juga pendeta Nasrani yang beriman, Warakah bin Naufal, juga mengerjakan sholat 2 rakaat di malam hari.

Setelah peristiwa Isra’ & Mi’raj, Rasul sholat seperti sholat kita saat ini.

Sholat Tahajjud
Tahajjud (hajjada) dalam bahasa Arab berarti ‘bangun malam’

QS 17:79 "Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajjud lah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji."

Tidak ada ketaatan dalam hal kemunkaran (kemaksiatan).

Thursday, April 3, 2008

Pandangan Sesat Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, Profesor di UIN Jakarta

Pandangan sesat Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, seorang guru besar dari UIN Jakarta yang dimuat di harian The Jakarta Post (Jumat, 28-Mar-08). Dia mengaku sebagai seorang "muslimah", tapi pandangannya sungguh menyesatkan umat. Dan sudah barang tentu Amerika pun mendukung pernyataan ini, bahkan memberikan penghargaan kepada si profesor 'munafik' tersebut sebagai "International Women of Courage" versi Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice.

Artikel lengkap, silahkan klik link berikut:

http://www.gaulislam.com/prof-uin-jakarta-halalkan-homoseksual/

Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan keteguhan hati bagi seluruh umat Islam untuk terus berjuang membela agama Allah. Allah Maha Mengetahui dan Maha Kuasa terhadap segala sesuatu. Allah SWT pasti akan mengalahkan musuh-musuh Islam.

Baca dan renungkan apa yang dapat kita perbuat untuk membela agama Allah di muka bumi ini.